Agribisnis

Agribisnis Akan Menjadi Idaman Milenial?

Di beberapa negara maju, agribisnis bisa memberikan pendapatan jauh lebih tinggi daripada bekerja di sektor lain.

Featured-Image
agribisnis idaman milenial

Masih jarang agribisnis yang diidamkan oleh para milenial. Pekerjaan agribisnis masih diwarnai pendapatan rendah petani, pekerjaan kasar dan berat serta kurang bergengsi.

Sebaliknya mengembangkan start-up IT atau bisnis e-commerce telah menjadi impian para milenial. Apalagi bekerja di bidang IT bisa melakukan pekerjaan dengan sistim ekonomi "Gig," dimana mereka bekerja independen sambil liburan. Ini dimungkinkan karena mereka bekerja tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Di beberapa negara maju, agribisnis bisa memberikan pendapatan jauh lebih tinggi daripada bekerja di sektor lain.

Kalau ini bisa terjadi, kaum milenial pun akan tertarik agribisnis yang akan menjadi sumber pangan nasional.

A. Peningkatan Lahan Petani Perkapita

Kasus di negara maju, petani di Amerika Serikat dan Jepang memiliki areal pertanian/perkebunan yang luas.Luas lahan per petani di negara maju diatas 10 hektar.

Di pusat pertanian di Hokkaido-Jepang luas lahan per petani semakin luas. Di Hokkaido luas lahan per petani meningkat dari 4 ha di tahun 1965 menjadi 16 ha di tahun 2005. Ironisnya di Indonesia, luas lahan per petani hanya 0,25 - 0,30 hektar.

Baca: Dicari CEO Agribisnis Milenial

Di negara maju komoditas yang diusahakan petani juga terus meningkat, sehingga pendapatannya juga meningkat.

Pendapatan para petani juga banyak yang lebih tinggi daripada pendapatan penduduk yang bekerja di luar pertanian.

B.Transformasi Agribisnis ke Industri.

Pertanian merupakan landasan untuk keberhasilan dan berkembangnya industrialiasi. Negara maju juga memiliki sektor pertanian yang kuat

Baca: Ekonomi Indonesia Kondusif Era Digital

Keberhasilan transformasi dari pertanian ke industri merupakan fase peralihan yang menentukan dalam proses pembangunan suatu negara.

C. Agribisnis Perlu Meningkatkan Minat Milenial

Indonesia perlu fokus mencari peluang peningkatan luas lahan per petani sehingga agribisnis akan menguntungkan dan mendukung ketersediaan pangan.

Kalau agribisnis menguntungkan akan meningkatkan minat petani milenial, harapan masa depan.

Sukses di bidang agribisnis akan memberikan fondasi kuat untuk bisa melakukan proses transformasi industri.

Baca: Konsumsi vs Investasi Di Masa Resesi Pandemi

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensi.xyz