Minum Dengan Kearifan Lokal, Ini 5 Jenis Minuman Alkohol khas Tradisional Indonesia!

Minuman Alkohol ini dihasilkan dari beragam fermentasi tumbuhan dan buah-buahan.

Featured-Image
alkohol Indonesia

EMPATPAGI.COMNegara Indonesia memiliki berbagai daerah yang memiliki minuman khas tradisionalnya yang beralkohol. Sejumlah daerah di negeri ini juga memiliki tradisi yang panjang dalam mengembangkan minuman khasnya dengan kandungan yang bisa memabukkan peminumnya.

Di masing-masing daerah ini mempunyai minuman tradisional beralkohol yang dihasilkan dari berbagai fermentasi tumbuhan dan buah-buahan. Nah, popularitas minuman ini enggak bisa dianggap remeh lho.

Ternyata karena 38% yang mengonsumsi minuman beralkohol adalah peminum minuman tradisional, lalu setelah itu dilanjutin dengan peminum bir, anggur, wiski dan masih banyak lagi.

Nah, berikut adalah minuman khas tradisional beralkohol yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia!

5 Jenis Minuman Alkohol khas Tradisional Indonesia

1. Arak Bali (Bali)

View this post on Instagram

A post shared by Gwan Gwan Hoo (@ggh.official) on

Minuman ini kadar alkoholnya mulai dari kisaran 30% sampai 50%. Minuman ini berasal dari hasil fermentasi air kelapa dan buah-buahan lainnya. Biasanya arak ini dicampur dengan jus ataupun sirup untuk memberikan tambahan rasa manis sebagai pelengkap untuk diminum.

Baca: Ini 15 Rekomendasi Kuliner Non Halal Legendaris di Bali, Nyesel Kalo Nggak Cobain!

Bukan hanya diminum saat santai aja lho, uniknya minuman ini berfungsi untuk digunakan pada ritual-ritual tertentu dan upacara adat. Arak bali ini bisa menjadi bahan untuk memproduksi mojito yang terkenal dan juga dicampurkan dengan madu. Minuman ini menjadi minuman alkohol campuran favorit orang lokal yang bisa kamu temukan di banyak bar dan klub di Bali.

2. Cap Tikus (Minahasa, Sulawesi Utara)

View this post on Instagram

A post shared by by minuMMinum.com (@captikus1978) on

Minuman ini banyak yang bilang berasal dari Manado, padahal Cap Tikus merupakan minuman khas daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Cap tikus dibuat dari air nira atau sagu yang sudah difermentasi, sehabis itu disuling ulang untuk memperoleh kadar alkohol yang tinggi yaitu mencapai 40%.

Cap tikus memiliki rasa yang kuat, mungkin bisa membuat kamu teringat dengan rasa khasnya. Minuman ini lebih baik disajikan dingin, karena bisa memberikan rasa yang enak. Ohiya, minuman ini juga ternyata sering digunakan sebagai bahan masakan mulai dari hidangan sushi sashimi, daging sampai kue lho.

3. Ciu (Jawa Tengah)

View this post on Instagram

A post shared by Spektakel (@spektakel.id) on

Minuman yang kadar alhokol 35%-40% ini memiliki dua jenis yaitu Bekonang yang berasal dari Sukoharjo dan juga ciu Banyumas. Ciu diproduksi dengan bahan baku yang banyak kamu temui di Indonesia seperti beras yang sudah difermentasi, kelapa dan tetes tebu.

Ada perbedaan dari Ciu Bekonang dan Banyumas, kalau Bekonang sejenis minuman keras tradisional yang dibuat dengan cara disuling, sedangkan ciu Banyumas racikan mirasnya menggunakan bahan baku ketela pohon. Sampai saat ini pembuatan cui didaerah Banyumas masih tergolong tradisional banget, karena enggak mengandung campuran bahan kimia.

Baca: Hangover? Ini 7 Cara Mengobati Sakit Kepala Akibat Mengonsumsi Minuman Beralkohol!

Dan ternyata ciu merupakan produk proses pertama dalam pembuatan alkohol di Indonesia lho. Bahkan di daerah Jawa Tengah ada jalan yang diberi nama Jalan Ciu. This is the OG!

4. Brem Bali (Bali)

View this post on Instagram

A post shared by Arak &Brem Bali Dewi Sri (@arakbrembalidewisri) on

Minuman yang kadar alkoholnya 9%-25% ini sebenarnya adalah minuman alkohol tuak yang berasal dari Bali. Berbeda dengan Arak Bali, minuman ini adalah salah satu jenis anggur merah yang berasal dari mellow rice. Makadari itu karakteristiknya wine dan ditambah dengan spesialisasi khas Bali.

Proses pembuatannya, beras ketan yang difermentasi dengan ragi tape. Campuran tersebut disimpan kurang lebih lima hari hingga berubah bentuk menjadi tape. Setelah itu terdapat cairan yang disimpan selama 15 hari.

Di Bali banyak produsen brem, tapi yang paling populer adalah brem Dewi Sri. Perusahaan ini pemasarannya juga di ekspor hingga mancanegara seperti Jepang, Australia hingga beberapa negara di Eropa.

5. Anggur Orang Tua

View this post on Instagram

A post shared by Anggur OrangTua Sejak 1948 (@anggur_ot) on

Minuman yang kadar alkoholnya 19.7% ini merupakan alkohol klasik lokal Indonesia warisan tradisi sejak 1948. Minuman yang sering dipanggil OT atau Ortu ini memiliki varian anggur yaitu anggur putih, anggur merah (amer).  

Minuman ini merupakan fermentasi anggur yang memiliki rasa manis yang khas. Salah satu campuran minuman untuk amer yaitu mencampurkannya dengan bir yang biasa dinamakan Abidin (anggur bir dingin). Kalau untuk anggur putih bisa kamu campurkan dengan kuku bima energy rasa anggur. Cobain deh!

Itulah 5 minuman beralkohol khas tradisional Indonesia. Minuman beralkohol mana nih yang sudah pernah kamu cobain? Jangan lupa minum dengan bertanggung jawab ya!

Baca: 7 Jenis Makanan Ini Dapat Menggugurkan Kandungan, Jangan Asal Makan!

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensi.xyz