Anime Romance: I Want to Eat Your Pancreas, Pankreas kok Dimakan?!

I Want to Eat Your Pancreas menjadi salah satu anime romance terbaik, sebenarnya seperti apa ceritanya?

Featured-Image

EMPATPAGI.COM-Eitss, tunggu dulu! Jangan ketipu, I Want to Eat Your Pancreas bukanlah film tentang kanibal atau zombie, melainkan film anime romance yang sangat menyentuh yang membuat semua orang menangis.

Berdasarkan novel web penulis Jepang Yoru Sumino dengan nama yang sama, I Want to Eat Your Pancreas adalah anime 2018 yang disutradarai oleh Shin'ichirō Ushijima (One Punch Man) dan dianimasikan oleh Studio VOLN, yang terkenal karena adaptasi manga Ushio And Sirkus Tora dan Karakuri.

Sebelum animenya hadir, novel Sumino sudah diadaptasi menjadi manga dan film live-action pada tahun 2017.

Baca: 7 Link Streaming Terbaik Untuk Menonton Anime Online Lengkap!

I Want to Eat Your Pancreas!

Mirip The Fault in Our Stars!

I Want to Eat Your Pancreas memiliki banyak kesamaan dengan A Silent Voice seperti halnya dengan film Hollywood live-action The Fault in Our Stars.

Dalam arti yang lebih luas, film ini menceritakan stentang eorang gadis dengan penyakit mematikan, dan seorang anak lelaki yang merahasiakan penyakit tersebut, dan hubungan tanpa nama yang mereka jalani.

Pada pandangan pertama, kalian akan melihat ini seperti romansa melodramatis yang cengeng yang dimaksudkan untuk membuat kalian menangis.

Namun sutradara Shinichiro Ushijima (yang juga menulis film tersebut) memiliki lebih banyak pemikiran daripada sekedar film klise tentang kematian, dan malah membuat perayaan kehidupan yang indah dengan beberapa ide menarik tentang takdir.

Plot ceritanya bikin nangis banjir!

Plot cerita dari I Want to Eat Your Pancreas berfokus pada persahabatan yang terbentuk antara dua orang dari sifat dan strata sosial yang berlawanan di sekolah menengah mereka, pertama ialah penyendiri yang tertutup bernama Haruki, dan Sakura yang ceria dan populer.

Terlepas dari perbedaan mereka, pasangan itu dipertemukan ketika Haruki menemukan buku harian Sakura dan secara tidak sengaja kemudian Haruki mengetahui Sakura sakit parah dengan penyakit pankreas.

Berharap untuk menjalani sisa hari-harinya senormal mungkin, Sakura belum memberi tahu teman-temannya tentang kondisinya dan mempercayakan rahasianya kepada Haruki. Dia juga meminta dia untuk membantu memeriksa hal-hal dari daftar keinginannya.

I Want to Eat Your Pancreas tidak dapat diprediksi. Ada plot twist yang diramalkan secara halus menjelang ending cerita yang menjelaskan banyak hal yang Sakura coba ajarkan kepada Haruki tentang menghargai setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhirmu.

Baca: 7 Film Anime Romance Dengan Kisah Paling Emosional, Naruto dan Hinata Termasuk!

Termasuk Anime Romance Terbaik!

Cerita dari I Want to Eat Your Pancreas membuatnya setara dengan anime romance yang populer seperti Your Lie in April dan A Silent Voice dan film live-action Barat seperti The Fault in Our Stars dan Me and Earl and The Dying Girl.

Seperti para film dan anime itu, menonton I Want to Eat Your Pancreas membutuhkan satu, dua tisu atau bahkan sebungkus untuk mengelap air mata yang pasti akan menetes.

Apakah worth it untuk ditonton?!

Sangat worth it! Baik penikmat anime ataupun bukan, film ini sangatlah bagus, dari segi cerita kita dapat mengambil berbagai pesan moral yang terkandung dalam I Want to Eat Your Pancreas.

Secara animasi pun film ini sangat menyentuh, iringan soundtrack yang ada di film ini juga membuat para penonton merasakan kedalaman cerita yang dibuat oleh penulis.

Jadi, tidak ada alasan lagi kenapa anime ini wort it atau tidak, jawabannya sangat lah wort it! Karena kalian akan menemukan kisah yang jarang terdapat pada anime romance lain! Trust me!

Buat kalian yang udah nonton, kira-kira gimana pendapat kalian tentang I Want to Eat Your Pancreas? Komentar di bawah ya!

1 Komentar

Trending

asdasd
RegisterForgot Password
Ekstensium