Snaptube

Hati-hati Aplikasi Android Buatan China Untuk Download Video Youtube, SnapTube Tersusupi Malware!

Aplikasi SnapTube untuk download video Youtube buatan China ini ternyata tersusupi malware.

Featured-Image

EMPATPAGI.COM- Banyak orang yang mencari aplikasi downloadvideo di Youtube agar dapat menonton video yang disukai secara offline. Tidak jarang para pengguna aplikasi ini juga mendapati malware setelah mendownload aplikasi tersebut. Salah satu aplikasi yang paling banyak didownload untuk mendownload video di Youtube adalah SnapTube.

Aplikasi ini dapat mendownload video dari banyak platform seperti Facebook dan Youtube. Aplikasi ini dibuat oleh perusahaan Mobiuspace yang berlokasi di negara China, perusahaan ini diduga telah melakukan aktifitas illegal dari balik layar ponsel melalui aplikasi SnapTube buatan mereka.

Sekilas Tentang SpaceTube

Snaptube APK Video Downloader
Snaptube APK Video Downloader

Perusahaan Mobiuspace yang berbasis di negara China telah menciptakan aplikasi SnapTube ini. Saat ini sudah hampir 40 juta lebih ponsel yang terpasang aplikasi SnapTube melalui aktifitas download di Google Play.

Memang aplikasi ini bertujuan untuk dapat mendownload video dari beberapa platform, tetapi ternyata aplikasi ini juga dapat melakukan aktifitas finansial secara illegal dengan cara memanipulasi ponsel para pengguna.

Baca: Takut iPhone Kamu Barang BM Karena Imei Ga Tembus? Begini Caranya Cek Imei iPhone!

Contohnya seperti terdapatnya iklan yang tak terlihat dan juga klik otomatis tanpa sepengetahuan pegguna aplikasi ini.

Penyelidikan yang Dilakukan Oleh Upstream

Upstream Systems
Upstream Systems

Perusahaan cyber security,Upstream yang berasal dari Inggris telah mendeteksi dan melakukan penyelidikan terhadap praktik illegal yang dilakukan oleh aplikasi SnapTube.

Tim riset dari Upstream, menyatakan bahwa dalam kurun 6 bulan terakhir pada tahun 2019, platform Secure-D milik mereka telah mendeteksi dan melakukan block kepada lebih dari 70 juta transaksi mobile yang mencurigakan dari 4,4 juta ponsel yang telah terpasang aplikasi SnapTube, dikutip dari Forbes pada 18 Oktober 2019 lalu.

Aktifitas Ilegal yang Dilakukan Oleh SnapTube

Someone programming a website in HTML. But also a photo suitable for hackers. ;)
Someone programming a website in HTML. But also a photo suitable for hackers. ;) (Unsplash/Mika Baumeister)

Ternyata tidak hanya melakukan manipulasi ponsel pengguna demi meraih klik iklan dan pemuatan iklan. SnapTube ternyata pernah melakukan aktifitas membuat SMS serta panggilan telepon premium (berbayar), dan juga memanipulasi ponsel pengguna aplikasi mereka untuk berlangganan layanan berbayar tertentu.

Aktifitas ilegal yang dilakukan oleh aplikasi SnapTube ini diperkirakan telah meraup sekitar US$ 91 jutaatau lebih dari Rp 1,28 triliun dari penipuan langganan layanan berbayar pada ponsel pengguna.

Tindakan yang Dilakukan Oleh Upstream

Unsplash/Kevin Ku
(Unsplash/Kevin Ku)

Upstream kemudian mengisolasi ponsel korban manipulasi dari aplikasi SnapTube dan menganalisis Traffic Network nya. Upstream telah mendeteksi bahwa aplikasi SnapTube telah melakukan aktifitas komunikasi dengan server Command and Control, sehingga dapat memasukkan pengguna ponsel untuk berlangganan layanan berbayar tertentu.

Baca: Era Serba "Online", Serba "Software" Dan Energi Terbarukan Sudah Tiba

Guy Krief, CEO Upstream, mengatakan bahwa Upstream adalah “Alat untuk mendeteksi aktifitas yang mencurigakan di balik layar. Kami tidak hanya menemukan penipuan klik iklan, terdapat juga pengguna didaftarkan dalam layanan digital atau langganan premium saat ponsel tidak digunakan. Tidak ada pemberitahuan, pengguna sama sekali tidak mempunyai kontrol”.

Pernyataan dari Pihak SnapTube

mmmmmmmmm

Malware yang terdapat pada aplikasi SnapTube ini berkaitan dengan Mango SDK yang telah tertanam pada aplikasi tersebut. Terdapat pernyataan dari juru bicara Snaptube yang dikutip dari Techcrunch.com, yang menyatakan bahwa pihaknya tidak tahu bahwa terdpat aktifitas malware pada aplikasi mereka.

“Kami bertindak cepat dan menghentikan semua kerjasama dengan mereka. Sekarang semua aplikasi kami di berbagai kanal distribusi sudah terbebas dari masalah ini”.

Perusahaan cyber securitySophos pada Februari tahun 2019 lalu juga telah mendeteksi aktifitas terkait penipuan iklan di library iklan yang tertanam pada aplikasi SnapTube.

SnapTube mengeluarkan statement bahwa mereka akan berhenti untuk memakai kode telah tersusupi malware itu. Sampai bulan Oktober tahun 2019 lalu, aktifitas ilegal ini masih terus berjalan dalam aplikasi SnapTube.

Baca: 5 Film Tentang Hacker Ini Punya Aksi Retas yang Gila, Bikin Geleng-geleng!

Baca: Asus ROG Phone 3: Seluruh Hal Yang Wajib Kamu Ketahui Sebelum Membeli Hp Ini!

Baca: Lagi Bingung Nyari Laptop? Cek 5 Rekomendasi Laptop HP Terbaik Ini!

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensium