Syariah

Bagaimana Bisnis dan Investasi Terbaik Menurut Al-Quran?

Dampak ekonomi pandemi yang utama adalah berkurangnya lapangan pekerjaan dan meningkatkan jumlah pengangguran.

Featured-Image
Ilustrasi baca Quran

EMPATPAGI.COM - Untuk itu jalan keluarnya adalah meningkatkan investasi yang akan menambah lapangan pekerjaan.

Namun demikian dalam etika bisnis syariah, disamping anjuran untuk berbisnis tetap ada larangan-larangannya.

Etika Islam mengharapkan agar bisnis yang dilakukan tidak hanya memiliki keuntungan untuk diri sendiri melainkan juga dapat memberikan manfaat yang banyak kepada orang banyak.

Tentu saja bisnis Islam harus sesuai dengan prinsip dalam transaksi ekonomi Islam. Menurut ekonomi syariah ada anjuran dan ada larangan dalam berbisnis.

Selain itu, untuk dapat menjalankan bisnis sesuai orientasi islam, juga harus mengetahui tentang riba, fiqih muamalah jual beli dan jual beli kredit, agar orientasi bisnis halal tetap terjaga.

Anjuran vs. Larangan Investasi Syariah Kala Darurat Seperti Pandemi

A. Anjuran vs. Larangan Dalam Bisnis Syariah

Anjuran-anjuran diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Bisnis adalah suatu yang dihalalkan bahkan sangat dianjurkan oleh Islam. Bisnis bahkan dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan Sahabatnya di zaman dahulu. Sangat banyak sekali sahabat-sahabat Nabi yang merupakan para pebisnis dan dari hartanya tersebut dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi perkembangan islam.
  • Bisnis dalam Islam juga harus berorientasi pada keuntungan untuk penjual dan pembeli, kemaslahatan umum dan pemberdayaan masyarakat. Khususnya berkurangnya pengangguran dan bertambahnya lahan pekerjaan.
  • Bisnis harus mengoptimalkan sumber daya alam yang telah Allah SWT berikan seperti lahan, hasil bumi dan lainnya.
  • Bisnis Islam harus mengedepankan keadilan dan perlakuan yang fair. Bisnis Islam bukanlah hal yang sekedar mendapatkan keuntungan namun juga mengedepankan nilai-nilai yang dimiliki oleh syariah.
  • Bisnis yang baik adalah bisnis yang dapat mengembangkan dan memberikan lahan pekerjaan bagi yang lain.

Disamping anjuran berbisnis, ada larangan larangan yang menjadi koridor dan pagar bisnis syariah:

  • Dalam Islam tidak diperbolehkan bisnis yang mengarah kepada riba, judi, penyediaan produk atau layanan barang haram.
  • Menjauhi hal yang samar adalah penting dalam berbisnis menurut Islam. Manusia harus menghindari hal-hal yang samar. Hal samar ini adalah hal yang masih belum jelas jika nanti di jual. Contohnya pengijon yang membeli buah yang masih dalam pohon. Buah buahan itu belum tahu hasil akhirnya. Untuk itu, hal-hal yang samar dan berdampak kepada konflik atau kerugian hendaknya dijauhi.
  • Judi adalah hal yang jelas diharamkan oleh Allah. Judi juga dapat berakibat kepada terkurasnya harta dan kerugian yang besar.Jika banyak yang berjudi justru tidak akan ada kemajuan ekonomi karena harta yang digunakan adalah harta yang berputar dan tidak ada nilai tambah.
  • Menghindari penindasan yang berarti membuat seorang menjadi lemah dan tidak berdaya. Bisnis yang kita lakukan haruslah dapat memberikan manfaat yang besar Dan tidak menjadikan orang semakin miskin atau tertindas.
  • Jangan berbisnis barang atau produk haram. Menjauhi barang atau produk haram adalah hal yang harus dilakukan. Produk haram diantaranya seperti narkoba, alkohol, daging babi, judi, dan lain sebagainya. Barang haram bukan hanya merugikan bagi pembeli, namun juga merugikan masyarakat secara luas.
  • Dalam bisnis Islam dilarang untuk melakukan monopoli seperti melakukan penimbunan barang yang membuat kelangkaan atau kekurangan.

B. Investasi Tuntunan Al Quran

Dalam Islam investasi merupakan istilah yang dipakai dan dihubungkan dengan keuangan dan ekonomi.

Baca: Keuntungan dan Cara Investasi Emas di Tokopedia, Cocok untuk Millenials

Investasi juga dikenal dengan istilah penanaman modal. Dibawah ini adalah jenis investasi yang dianjurkan sesuai tuntunan Al Quran dan hadis:

1. Usaha atau Bisnis

Ilustrasi ternak kambing
Ilustrasi ternak kambing

Rasulullah SAW dikenal sebagai seorang saudagar dan pedagang. Rasulullah SAW melakukan hal tersebut untuk dapat mengelola sumber kekayaan.

Dalam Al Quran Surat Al Ahzab ayat 21 disebutkan:

“Sungguh telah ada dalam diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu, bagi orang yang mengharap pertemuan dengan Allah dan Hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”

Maka contohlah investasi usaha dan bisnis seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Salah satu bisnisnya adalah Ternak Hewan. Ternak hewan adalah Investasi terbaik menurut Islam.

Rasulullah SAW adalah penggembala kambing. Beliau juga punya puluhan hewan dengan harga mencapai ratusan juta untuk satu ekor.

2. Emas

Investasi emas
Investasi emas

Emas merupakan salah satu bentuk investasi paling menguntungkan. Selain itu, dalam islam sendiri investasi emas diperbolehkan.

Anda bisa membeli emas batangan, kemudian pada saat harga emas naik, anda dapat menjualnya kembali.

Investasi ini sangat cocok sebagai bentuk investasi jangka panjang. Emas sendiri memiliki harga yang stabil, tidak pernah turun drastis.

3. Properti dan lahan adalah Investasi lainnya.

Ilustrasi Investasi Properti
Ilustrasi Investasi Properti

Meskipun tidak menjadi bagian ekonomi syariah, investasi di bidang properti juga merupakan investasi yang diperbolehkan. Properti ini ada beberapa macam: tanah, bangunan, ruko, kosan dan masih banyak lainnya.

Properti bisa disewakan kepada mereka yang membutuhkan dan akan didapatkan keuntungan dari penyewaan tersebut.

Baca: Akhirnya Rekor Harga Emas Terpecahkan, Siapakah yang Memborong Emas?

Investasi tanah adalah salah satu pilihan karena tanah memiliki harga yang cenderung naik setiap tahunnya. Jika anda membeli sebidang tanah dengan harga murah, maka 10-20 tahun yang akan datang jika di jual maka harganya bisa naik berlipat.

Pilihan lain adalah menyewakan lahan. Dalam hadits HR Bukhori dan Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah Saw menyerahkan kebun kurma dan ladang daerah Khaibar kepada seorang bangsa Yahudi. Mereka menggarapnya dengan biaya sendiri dengan perjanjian Rasulullah SAW mendapatkan setengah dari hasil panennya.

4. Investasi Keuangan Syariah

Investasi ini ada beberapa bentuk:

  • Deposito syariah dimana nasabah menyetorkan sejumlah uang kepada bank syariah. Kemudian dalam periode waktu tertentu uang tersebut akan memberi bagi hasil atau mudharaba.
  • Investasi Produk Perbankan Syariah lainnya akan menjadi salah satu investasi yang halal dan diperbolehkan. karena anda akan menerima bentuk keuntungan dalam bentuk bagi hasil, bukan bentuk bunga tetap.
  • Asuransi syariah juga menjadi salah satu investasi yang menguntungkan. Dalam asuransi syariah, anda masih memiliki hak kepemilikan atas uang yang anda setor. Sehingga kelak jika uang tersebut kembali kepada anda maka anda masih memiliki hak didalamnya.

5. Sedekah

Ilustrasi Sedekah
Ilustrasi Sedekah

Sedekah tidak hanya menjadi bentuk investasi di dunia, namun juga merupakan bentuk investasi di akhirat.

Disebutkan dalam Al Quran, Allah SWT akan melipatgandakan rezeki seseorang dengan memberikan sedekah.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah ayat 261 berikut :

“Orang yang menginfakkan harta di jalan Allah SWT, seperti sebutir biji yang menumbuhkan 70 tangkai pada setiap tangkainya terdapat 100 biji. Allah SWT akan melipatgandakan kepada siapa saja yang Dia kehendaki, Allah SWT Maha Luas dan Maha Mengetahui.”

C. Investasi Untuk Memerangi Dampak Pandemi

Ilustrasi Ibadah di Masa Pandemi
Ilustrasi Ibadah di Masa Pandemi

Untuk yang mampu, melakukan investasi bisnis untuk memerangi dampak pandemi adalah ibadah karena akan menyelamatkan banyak orang yang memerlukan pekerjaan.

Namun perlu diingat bisnis investasi tetap dalam koridor atau pagar sesuai dengan etika bisnis syariah.

Jangan sampai investasi dilakukan dengan segala cara, tanpa mengikuti tuntunan syariah, dengan alasan untuk membantu korban yang kena dampak Pandemi.

Baca:

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensi.xyz