Breaking News! Vaksinasi RI Ditunda Hingga 2021!

Target pemerintah tentang vaksinasi di minggu ketiga bulan Desember sepenuhnya tertunda­

Featured-Image
Nakes Mengingatkan Masyarakat Dokumentasi The Jakarta Post

EMPATPAGI.COM- BPOM RI selaku Badan Pengawas Obat dan Makanan membeberkan alasan vaksinasi tertunda karena izin EUA atau Emergency Use of Authorization belum bisa dikeluarkan pada desember nanti karena ada data-data yang masih terkendala, seperti data laporan uji coba klinis vaksin Covid-19 fase I dan fase II sinovac, juga data kemanan tentang vaksin Covid-19. Hal ini membuat EUA baru bisa dikeluarkan pada Januari 2021 nanti.

Vaksinasi RI Ditunda Hingga 2021!

Rencana Pemerintah RI

Budi Sadikin
Wakil Ketua Penanganan Covid-19 Budi Gunadi Sadikin di Kementerian BUMN. Foto: Dok. Kementerian BUMN

Awalnya Pemenrintah RI lewat Menkes merencanakan vaksinasi mulai disebar pada minggu ketiga desember, akan tetapi karena ada perubahan rencana ini gagal total. Menurut Budi Sadikin selaku Wakil Ketua Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, akan ada 107 juta orang Indonesia yang akan diberikan vaksin hingga akhir 2021 dengan diberikan 2 skema vaksin, yang artinya tiap orang akan disuntik 2 Kali di 2021. Selain itu Menkes juga menyebutkan kalau 32 Juta orang akan mendapatkan Vaksinasi secara gratis.

Baca: Apa Yang Terjadi Pada Uji Coba Vaksin COVID-19? Begini Kabarnya!

Rencana Skema I dan Skema II

VaccineVaksin Coronavirus

Skema I: Merupakan Skema dari program vaksin pemerintah dengan 32 juta orang diberikan dosis vaksin secara gratis nantinya, dari mulai tenaga kesehatan garda terdepan, pelayan publik seperti TNI, POLRI, dan Petugas-petugas pelayanan masyarakat, terkahir adalah peserta BPJS PBI. Semua dari mereka akan menggunakan vaksin Sinovac sebanyak 58 juta dosis dan vaksin Covax sekitar 16 juta dosis.

Skema II: Merupakan Skema mandiri yang artinya menggunakan uang sendiri dengan total kuota 75 juta orang yang terdiri dari pelaku ekonomi yang menstabilkan ekonomi negara, nantinya akan menggunakan vaksin Sinovac dengan dosis sekitar 85 juta, dan vaksin Novavax yang berkisar 30 juta, dan Merah Putih 57,6 juta.

Distribusi Vaksin

Terawan Agus Putranto
Terawan Agus Putranto

Kata Menkes Terawan Agus Putranto, distribusi vaksin Covid-18 ini bakal sama seperti imunisasi yang berjalan seperti biasanya. Vaksin dan logistik bakal disubsidi oleh pusat, yang lalu akan didistribusikan lewat Dinas Kesehatan Provinsi lalu ke Kabupaten, Kota, hingga Puskesmas.

Terawan menambahkan sampai saat ini sudah ada 23 Ribu Nakes yang akan disiapkan mengikuti vaksinasi 107 Juta orang. Presiden Jokowi menambahkan rencananya simulasi vaksinasi ini akan terlaksana minggu depan.

Baca: Vaksin Corona Diluncurkan Pada Desember, Berikut Paket dan Jadwal yang Disiapkan Pemerintah!

Saat ini 3M paling tepat

Nakes Mengingatkan Masyarakat Dokumentasi The Jakarta Post
Nakes Mengingatkan Masyarakat Dokumentasi The Jakarta Post

Sampai saat ini 3M lah yang paling tepat untuk menekan dan mencegah penularan dari Covid-19 ini. Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Indonesia harus ditekan semaksimal mungkin. Salah satu cara utamanya adalah dengan menerapkan perilaku hidup disiplin. Salah satu praktek disiplin tersebut dengan menerapkan 3M yang berupa, Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak.

Berdasarkan penelitian Internasional, memakai masker dapat mengurangi dampak penularan Covid-19 sampai 70 persen, lalu dengan cuci tangan dampak penularan Covid-19 juga berkurang sebesar 35%. WHO menyarankan, cucilah tangan menggunakan sabun/antiseptik selama 20-30 detik dan menerapkan langkah-langkah yang benar, langkah yang paling efektif dalam mencuci tangan adalah dengan menggunakan sabun, namun kalau sedang tidak ada sabun, handsanitizer juga dinilai menjadi opsi yang efektif.

Terakhir adalah Social Distancing, resiko penularan Covid-19 menjadi berkurang 85% ketika kita bersedia untuk menerapkan Social Distancing dengan jarak minimal 1 meter dari kerumunan orang di suatu tempat.

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensium