Digital Nomaden ke Kawasan Wisata Dunia di Masa Covid - 19

Para millenial era digital terutama dengan gaji standar international selalu punya keinginan tinggal dan jalan ke luar negeri.

Featured-Image
Working from home be like this (Unsplash/Célio Pires)

EMPATPAGI.COM -Biaya hidup mungkin tidak masalah karena tidak lebih Dari gaji yang mereka terima.

Sekarang mungkin kesempatan terbaik karena di dalam negiripun terancam pandemi.

Ini kesempatan sebab banyak negara yang mengundang pelancong untuk tinggal dan bekerja di luar negeri selama pandemi virus corona (Covid-19).

Saat pandemi terus berlanjut, banyak perusahaan yang membuat aturan bekerja dari rumah (work from home/WFH) hingga waktu yang belum ditentukan.

Inilah yang membuat banyak negara membuat program nomaden digital "workcation (work-vacation)."

Kata pengundang, kami dapatkan dari Covid-19 hanyalah ketidakpastian. Kami bisa memberi Anda kepastian selama minimal 12 bulan ke depan bahwa Anda bisa datang dan bekerja dari sini.

Digital Nomaden atau Workcation

A. Workcation dengan Visa Tinggal Jangka Panjang

Destinasi ini memikat kelompok baru "nomaden digital" dengan tarif dan biaya hidup yang rendah, serta kehidupan yang lebih lambat dan lebih santai tanpa ancaman pandemi.

Wilayah kami menargetkan pelanggan baru yang kami sebut pengembara/nomaden digital, yang akan datang dan bekerja dari jarak jauh dengan visa tinggal jangka panjang dan dapat diperpanjang.

Diantaranya tempat yang memberi undangan untuk digital nomaden diantaranya:

  1. Acquilla, Karibia, Negara pulau teritori Inggris.
  2. Barbados, Karibia, Negara pulau teritori Inggris.
  3. Bermuda. Laut Atlantik Utara, teritori Inggris
  4. Georgia, Negara di pegunungan Kaukasus, perbatasan benua Eropa dan Asia Eks. Uni Soviet
  5. Estonia, Laut Baltik, Eropah Utara
  6. Kroasia, negara di Eropah Timur eks. Negara bagian Federasi Yugoslavia.

Biaya tinggal mulai Dari US$ 350.- atau 5 juta rupiah per bulan untuk individu dan US$ 500 (Rp 7,5 juta) untuk keluarga . Biaya masuk/visa terjangkau untuk masa tinggal yang cukup lama.

Baca: Telemedisin Solusi Kebutuhan Medis Online

Fasilitas meliputi adanya Wi-Fi gratis di seluruh kawasan termasuk restoran, kafe, perpustakaan umum, dan taman umum.

Pemegang visa dapat menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah swasta atau membayar sedikit uang untuk bersekolah di sekolah negeri milik negara.

Negara pengundang sendiri tercatat memiliki sedikit kasus positif corona, dengan rendahnya kasus kematian, dan tingginya pasien yang berhasil sembuh.

Kawasan pengundang adalah sangat menarik bagi pelancong sebab di wilayah ini ada hamparan pemandangan pantai, jalur pejalan kaki yang menyenangkan untuk didatangi. Ini memungkinkan pekerja digital nomaden untuk tinggal di kawasan pengundang setidaknya selama 360 hari tanpa visa.

B. Memiliki pekerjaan Digital

Secara hukum tiap kawasan mengatur masa tinggal pengembara digital masing masing. Biasanya pekerjaan digital Dan gaji selama 6 bulan terakhir akan diminta sebagai syarat.

Diantaranya pengundang ada yang hanya meminta deskripsi singkat tentang jenis pekerjaan yang akan dilakukan seseorang selama berada di kawasan "workcation."

Biaya mencakup dua tes Covid-19, izin kerja digital, dan biaya lainnya.Wisatawan yang mengajukan visa kerja selama satu tahun akan dikonfirmasi dalam beberapa hari kerja.

Baca: "Workcation" - Liburan Pendapatan Tetap

Pendaftaran dikenai biaya visa dan pelancong harus dipekerjakan oleh perusahaan di luar kawasan pengundang. Terdaftar sebagai mahasiswa di program tingkat universitas, atau mendemonstrasikan pendapatan tahunan berkelanjutan.

Para pengunjung ini dapat tinggal di jawasan pariwisata dan akan di promosikan kegiatan ekonomi bagi negara kita tanpa menggusur orang lokal dalam angkatan kerja.

Anggota keluarga dan termasuk hewan peliharaan (dengan izin impor yang sah) dipersilakan ikut ke kawasan tersebut, dan anak-anak dapat bersekolah di sekolah negeri atau swasta disana. Situs web negara pengundang menggunakan aplikasi mencakup informasi pemesanan untuk villa tepi pantai, mobil listrik, dan ruang kerja bersama.

Dikenal sebagai salah satu masyarakat digital paling maju di dunia, negara pengundang yang mendapat julukan surga dunia mulai pengundang pelancong dengan gencar.

Baca: Tantangan Sistim Kuliah Era Digital

Pengundang menjadikan proses pembuatan visa ramah teknologi seperti negara lain. Aplikasi harus diserahkan melalui janji di kedutaan atau konsulat membutuhkan waktu 30 hari untuk proses.

Mereka meluncurkan Visa Nomad Digital 12 bulan pada Agustus yang lalu sebagai respon terhadap pandemi, tetapi program tersebut sebenarnya telah dikerjakan selama bertahun-tahun.

C. Prosedur Protokol Kesehatan

Dalam pelaksanaan nomaden digital harus melalui protocol kesehatan. Mulai dengan protocol kesehatan untuk naik pesawat, negara pengundang meminta pelancong melakukan isolasi Mandiri di hotel selama 14 hari pada waktu ajtu sampai di tujuan. Kemudian semua prorokol kesehatan negara pelindung harus diikuti.

Dikenal sebagai salah satu masyarakat wisata paling maju di dunia, negara yang mendapat julukan surga dunia ini belum semuanya menjadikan proses pembuatan visa ramah teknologi seperti negara lain. Aplikasi harus diserahkan melalui janji di kedutaan atau konsulat dan membutuhkan waktu 30 hari untuk ditinjau.

Prioritas untuk memasuki ke kawasan ini diberikan kepada pelamar dari negara-negara "berisiko rendah", yang didefinisikan sebagai mereka yang memiliki tingkat infeksi kurang dari 0,2%, serta pelancong yang tinggal lama.Mulai akhir Agustus, pekerja WFH dapat melamar untuk tinggal dan bekerja di kawasan ini. Hingga minggu ini, lebih dari ribuan pelamar Visa untuk mendapat ijin tinggal yang berlaku selama 12 bulan sejak tanggal kedatangan, dan pemegang visa dapat pergi dan masuk kembali ke pulau selama waktu tersebut.

Pekerja jarak jauh nomaden digital dari manca negara, dapat visa untuk tinggal dan bekerja di negara negara tersebut. Mereka akan jadi VIP dan tamu kehormatan.

Baca: Ekonomi Indonesia Kondusif Era Digital

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensi.xyz