Fakta-Fakta Tentang Tsunami, Gelombang Besar Yang Bisa Menyapu Benua!

Ombak besar yang satu ini dapat melibas seluruh daratan, dan memakan banyak korban jiwa.

Featured-Image

EMPATPAGI.COM- Tsunami adalah rangkaian gelombang besar laut yang disebabkan oleh gempa bumi bawah laut, tanah longsor, atau letusan gunung berapi. Lebih jarang, tsunami bisa ditimbulkan oleh meteor raksasa yang menabrak lautan.

Tsunami mampu menyapu seluruh benda yang ada di daratan, mobil, rumah, bahkan hingga gedung-gedung besar dapat tersapu rata oleh Tsunami.

Tsunami: Gelombang Besar Yang Bisa Menyapu Benua!

Ombak Tinggi yang menyapu daratan tanpa ampun!

Gempa Bumi dan tsunami Tōhoku 2011 adalah salah satu gempa Bumi terkuat sepanjang sejarah dengan dorongan berkekuatan 9,0 yang mengakibatkan gelombang tsunami setinggi 10 meter.

Gempa ini berkekuatan 7 berdasarkan skala intensitas seismik Badan Meteorologi Jepang di utara Prefektur Miyagi, Jepang. Efek gempa bumi besar dirasakan di seluruh dunia, dari fjord Norwegia hingga lapisan es Antartika. Puing-puing tsunami terus menyapu pantai Amerika Utara bertahun-tahun kemudian.

Selain di Jepang, Indonesia juga pernah merasakan derasnya ombak Tsunami, Aceh salah satu korbannya. Ombak bertinggi 35 meter benar-benar menyapu seluruh pesisir barat pantai Sumatera 2004 silam. Bahkan Tsunami menjangkau dataran Sri Lanka dan Semenanjung India, hingga menyebabkan korban sebanyak 230.000 orang di Aceh.

Baca: Fashion: Mengenal 7 Motif Batik Indonesia Yang Mendunia!

Tsunami berkaitan dengan bencana masa lalu!

Bencana tak terduga adalah gempa bumi dan tsunami terbesar maupun paling mematikan yang melanda abad ini. Salah satu rekor itu masuk ke gempa bumi dan tsunami Banda Aceh 2004 di Sumatera, berkekuatan-9,1, yang menewaskan lebih dari 230.000 orang.

Sedikit cerita, Tsunami yang terjadi Jepang 2011 silam terbukti sangat menghancurkan bagi negara yang rawan gempa, karena tidak sedikit ilmuwan yang memperkirakan negara-negara itu akan mengalami gempa bumi dan tsunami yang besar beberapa dekade atau ratusan taun yang akan datang akibat dari Tsunami Jepang.

Ilmuwan Jepang saat ini telah meramalkan gempa yang lebih kecil akan melanda wilayah utara Honshu, pulau utama negara itu. Mereka juga tidak mengharapkan tsunami besar. Tapi ada tanda-tanda bencana yang akan datang. Daerah yang dilanda banjir tsunami pada tahun 2011 sangat mirip dengan daerah yang dilanda tsunami yang melanda Sendai pada tahun 869.

Dalam dekade sebelum gempa bumi Tohoku tahun 2011, segelintir ahli geologi Jepang mulai menyadari bahwa gempa bumi dan tsunami besar telah melanda wilayah utara Honshu pada tahun 869.

Baca: Link Download 7 Aplikasi Edit Video Untuk PC dan Android Terbaik Gratis!

Gempa Kejutan Faktor Utama Tsunami!

Namun, peringatan mereka tidak diindahkan oleh pejabat yang bertanggung jawab atas penilaian bahaya gempa bumi negara tersebut. Sekarang, ahli tsunami dari seluruh dunia telah diminta untuk menilai sejarah tsunami masa lalu di Jepang, untuk lebih memprediksi risiko gempa bumi di masa depan.

"Untuk gempa bumi besar, tsunami akan menjadi faktor penghancur besar," kata Vasily Titov, direktur Pusat Penelitian Tsunami Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional di Seattle, Washington. "Tapi jika bangsa ini siap, peringatan dan pendidikan pasti menyelamatkan nyawa. Bandingkan nyawa manusia yang hilang di Sumatera dan Jepang. Ini sekitar 10 kali lebih sedikit."

Fakta-Fakta tentang Tsunami!

•Para ilmuwan telah menemukan jejak peristiwa tabrakan asteroid yang menurut mereka akan menciptakan tsunami raksasa yang menyapu seluruh benua beberapa kali, membanjiri segalanya kecuali gunung tertinggi 3,5 miliar tahun yang lalu. Garis pantai benua berubah drastis dan hampir semua kehidupan di darat dimusnahkan.

•Gempa bumi dapat menimbulkan tsunami jika kekuatannya cukup dan terdapat gerakan dasar laut yang cukup keras sehingga menyebabkan perpindahan air dalam jumlah besar dan tiba-tiba.

•Tsunami (diucapkan soo-NAH-mee) adalah kata dalam bahasa Jepang, dan sebenarnya tsunami cukup umum terjadi di Jepang. Ribuan orang Jepang telah dibunuh oleh mereka dalam beberapa abad terakhir.

•Tsunami bukanlah gelombang tunggal melainkan rangkaian gelombang yang disebut juga gelombang kereta. Gelombang pertama tsunami belum tentu yang paling merusak. Tsunami bukanlah gelombang pasang.

Gelombang tsunami bisa mencapai sepanjang 60 mil (100 kilometer) dan berjarak satu jam. Mereka mampu melintasi seluruh samudra tanpa kehilangan energi yang besar. Tsunami Samudra Hindia 2004 menempuh perjalanan sejauh 3.000 mil (hampir 5.000 kilometer) ke Afrika, tiba dengan kekuatan yang cukup untuk membunuh orang dan menghancurkan properti.

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensium