Jujutsu Kaisen: 7 Alasan Kenapa Jujutsu Kaisen Berbeda dari Anime Shounen Lainnya!

Buat kalian fans anime dengan aroma horror dan mistis, harus nonton adaptasi baru yang satu ini, Jujutsu Kaisen!

Featured-Image

EMPATPAGI.COM- Mereka yang menyukai semua hal horor di dunia anime mungkin akan menonton anime fall terbaru yaitu Jujutsu Kaisen. Anime ini baru mulai ditayangkan di Crunchyroll pada awal Oktober dan merupakan adaptasi dari manga hit Shonen Jump oleh Gege Akutami.

7. Teknik Kutukan yang digunakan sangat kompleks

Itadori Yuji

Pada awalnya, sepertinya Jujutsu Kaisen akan memiliki sistem kekuatan yang relatif simple untuk dimengerti, namun tetap berkembang dengan baik yang mirip dengan kekuatan Sihir di anime lain.

Tapi, seiring dengan berlanjutnya jalan cerita, kekuatan kutukan tiap karakter menjadi lebih kompleks saat kita para fans mulai memahami teknik Jujutsu bersama dengan Itadori.

Jadi, apa yang awalnya tampak seperti kekuatan biasa menjadi sulit untuk dipahami mirip dengan sesuatu seperti Stand di anime Jojo' s Bizzare Adventure. contohnya ada beberapa, seperti kekuatan Satoru Gojo yang terlalu rumit ketika dijelaskan sehingga hampir tidak bisa dipahami oleh para fans.

6. Pace anime (cerita) yang sangat cepat

JUjutsu

Seperti kebanyakan penggemar lainnya, sangat menyadari semua arc anime Shonen klasik seperti Arc Turnamen, Arc Penyelamatan, atau bahkan arc "Storming The Enemy Base".

Semua ini adalah perangkat cerita yang umumnya digunakan oleh penulis genre Shonen dari tahun ke tahun, sehingga penggemar selalu tahu kapan akan arc-arc tersebut akan datang.

Biasanya, arc-arc tersebut tersebar di seluruh cerita dengan cukup strategis, dengan banyak time skip atau filler diantaranya. Tapi, Jujutsu Kaisen bukanlah seri tentang momen-momen seperti time skip atau filler.

Baca: Jujutsu Kaisen: 7 Alasan Kenapa Jujutsu Kaisen Berbeda dari Anime Shounen Lainnya!

5. Tak ada karakter yang dijamin bakal selamat!

a

Tidak ada yang lebih klasik untuk Genre Shonen selain karakter utama yang secara naif berpikir mereka bisa menyelamatkan semua orang. Dan, di sebagian besar cerita, setiap orang berusaha keras untuk mengatakan kepada mereka bahwa itu tidak mungkin, namun protagonis bertahan dan berhasil menyelamatkan semua orang yang ingin diselamatkan (seenggaknya seperti itu lah mayoritas genre Shounen).

Namun, jujutsu Kaisen bukanlah salah satu dari cerita mainstream itu, MC Itadori Yuji, mengetahui sejak awal bahwa dia tidak akan bisa menyelamatkan semua orang, dan seluruh tujuannya sebagai Jujutsu Sorcerer.

Pada awalnya Yuji mengatakan hal tersebut untuk memastikan orang-orang yang dia sayangi, setidaknya mengalami kematian yang "baik" (yang wajar, seperti kematian kakeknya). Dan, begitu dia melewati batas itu, tidak ada jalan untuk kembali, kita tahu mayoritas orang yang meninggal di Jujutsu Kaisen selalu "tidak normal" dan itu adalah bagian dari dirinya sekarang.

4. Setiap karakter punya situasi kekuatan yang berubah-ubah

Semua dibuat agar adil, ini tidak sepenuhnya unik untuk seri Shonen. Tapi, tetap saja sulit melakukan pembagian kekuatan secara situasional seperti ini dengan benar, hanya sedikit yang berhasil melakukannya sebaik Jujutsu Kaisen, JoJo, atau One Piece.

a

Kita tentu saja berbicara tentang konsep sistem kekuatan yang menekankan bahwa karakter harus berpikir kreatif dengan kekuatan mereka dan memungkinkan kemampuan yang tampaknya mengerikan menjadi sangat kuat dalam situasi tertentu.

Ambil contoh seperti Nobara Kugisaki misalnya, kekuatan Resonansinya tampak meyakinkan tetapi tidak sekuat teknik Sepuluh Bayangan Fushigoro. Namun, jika lawannya adalah salah satu musuh petarung jarak dekat atau penembak jitu, dengan kemampuan pun yang dianggap sebagai "bagian dari tubuh mereka", Kugisaki dapat menggunakan kekuatannya untuk mendorong kukunya dan memicu Resonansi.

3. Beramtem, berantem, dan berantem terus!

a

Ada banyak scene berantem di Jujutsu Kaisen, begitu banyak sehingga kita bakal lupa kapan yang satu berakhir dan yang lain dimulai. Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa Jujutsu Kaisen memiliki pace yang sangat cepat, namun tidak dapat disepelekan seberapa cepat karakter diperkenalkan dan kemudian bertarung dalam seri ini.

Sumpah, dalam 120+ chapter yang sekarang udah keluar, karakter yang berkelahi dengan Kutukan atau satu sama lain berkisar 80% dari cerita. Dan tindakan konstan semacam itu tidak terjadi dengan seri Shonen saat ini. Setidaknya tidak sering.

Baca: Jujutsu Kaisen: Itadori Yuji dan Daftar Penyihir Jujutsu Yang Bisa Jadi Shaman King!

2. Jarang menggunakan Time Skip

Jujutsu

Biasanya genre anime shounen menggunakan time skip pada jalan ceritanya. Tapi apa yang Jujutsu Kaisen lakukan sangat berbeda, daripada time skip, Jujutsu Kaisen terus melompat ke berbagai arc selanjutnya dalam beberapa minggu atau beberapa bulan.

Cerita ini jelas dibangun dengan seluruh cerita canon tanpa menggunakan filler slice of life ketika ingin masuk ke arc berikutnya.

1.Para Villains Jujutsu Kaisen sangat sulit ditebak!

a

Dan terakhir, Jujutsu Kaisen sangat jarang memiliki penjahat yang mudah ditebak asal usulnya. Penyihir Jujutsu dalam anime ini berjuang melawan Kutukan, terkadang bahkan kutukan hybrid, yang artinya berasal dari ras atau alam campuran.

Para Kutukan itu memiliki kekuatan yang tidak bisa diukur untuk melakukan kejahatan terhadap manusia. Dan membuat beberapa momen kekejaman yang benar-benar membuat kacau dunia tanpa pandang bulu, yang membuat para pembaca manga maupun penonton anime akan selalu tegang.

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensium