Penyelidikan

Perusahaan Teknologi Digital Raksasa di Amerika Dicurigai Monopoli

Ada penyelidikan Kongres Amerika yang selama 16 bulan telah meneliti perusahaan digital raksasa.

EMPATPAGI.COM - Amerika Serikat memiliki undang undang anti monopoli. Perusahaan yang memiliki model bisnis monopoli dapat dituntut dan bisa kena denda besar sekali.

Sebenarnya monopoli ini tercipta karena innovasi teknologi digital terdepan. Teknologi terdepan ini yang berperan terhadap adanya sifat monopoli dan dominasi.

Ada penyelidikan Kongres Amerika yang selama 16 bulan telah meneliti perusahaan digital raksasa. Penelitian ini untuk pembuktian adanya tindakan monopoli dan dominasi perusahaan digital raksasa yang berkembang dengan teknologi canggih Dan terdepan.

Penyelidikan Monopoli Perusahaan Teknologi Digital Raksasa di Amerika

1. Perusahaan Digital Raksasa Pemilik Teknologi

Google stall at an event in Germany 🇩🇪.
Google stall at an event in Germany 🇩🇪. (Unsplash/Rajeshwar Bachu)

Perusahaan yang menjadi target penelitian adalah perusahaan digital raksasa yang mengembangkan dan melakukan inovasi teknologi digital terbaru.

Perusahaan tersebut diantaranya: Amazon, Apple, Google and Facebook yang dicurigai melakukan "monopoly power" dalam usaha mereka.

Baca: Perang Dagang Amerika-Cina Diteruskan Dengan Tudingan Asal Virus Corona

Mereka dianggap menggunakan kekuatan monopoli dan dominasi dalam menjalankan bisnisnya. Kekuatan monopoli dan dominasi ini pada dasarnya karena teknologi canggih dan terdepan mereka.

Secara global termasuk Indonesia menggunakan teknologi perusahaan digital ini karena canggih dan inovatif. Namun demikian mereka tetap dianggap melawan hukum.

2. Penemuan Dari Penyelidikan Tindakan Monopoli

Amazon Pickup
Amazon Pickup (Unsplash/Bryan Angelo)

Penemuan diharapkan dapat menyiapkan kebijakan dan perundang-undangan yang mengurangi monopoli dan dominasi di masa depan.

Penelitian juga diharapkan menjadi tindakan hukum anti-monopoli dan diarahkan untuk mempersiapkan tindakan hukum terhadap kecurangan monopoli dan dominasi dalam bisnis.

Baca: Pemanas Hubungan Negara Raksasa Amerika - Cina

Dalam laporannya, komisi hukum Kongres menyebutkan ada indikasi dan bukti tindakan anti kompetisi dari perusahaan digital raksasa tersebut.

Dikhawatirkan tindakan monopoli ini menutup inovasi Dan mengurangipilihan konsumer dan melemahkan demokrasi secara umum.

3. Bukti dan Wawancara Pemangku Kepentingan

Twitter, Facebook, Pinterest and Google social media icons.https://creativemarket.com/NordWood
Twitter, Facebook, Pinterest and Google social media icons.https://creativemarket.com/NordWood (Unsplash/NordWood Themes)

Komite anti monopoli telah mengumpulkan banyak bukti dan dokumen untuk mendukung pembuktian secara hukum.

Komite penyelidikan telah mewawancarai para akademisi, tokoh bisnis, dan lawan bisnis. Semua fihak yang mengkhawatirkan ada tindakan monopoli dianggap pemangku kepentingan dari penyelidikan ini.

Baca: Model Bisnis Perusahaan Dan Perbankan Untuk Kemanusiaan di era Pandemi Covid -19

Perusahaan digital raksasa dianggap memiliki terlalu banyak kekuatan. Untuk itu langkah bisnis mereka perlu diawasi dan dikontrol.

Ekonomi dan demokrasi negara terancam dengan adanya tindakan monopoli dan dominasi bisnis tersebut.

Baca: Digital Nomaden ke Kawasan Wisata Dunia di Masa Covid - 19

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensi.xyz