Kuliah

Tantangan Sistim Kuliah Era Digital

Tahun 2020, yang ditandai dengan tantangan pandemi Covid 19, situasinya agak sedikit berbeda.

Featured-Image
Ilustrasi perkuliahan

EMPATPAGI.COM -Bulan-bulan pertengahan tahun sampai dengan Agustus adalah waktu penentuan mahasiswa baru untuk masuk ke perguruan tinggi.

Tahun 2020, yang ditandai dengan tantangan pandemi Covid 19, situasinya agak sedikit berbeda.

Merosotnya perekonomian tidak memungkinkan siswa yang baru lulus SMU untuk leluasa memilih universitas yang di inginkan.

Alasan utama adalah kurang tersedianya dana di masyarakat. Alasan lain adalah adanya sistim perkuliahan daring.

A. Pilihan Mengundurkan Kuliah sampai Tahun Depan

Mempertimbangkan biaya, orangtua mendukung kuliah tahun ini jika siswa diterima di perguruan tinggi negeri.

Kalau untuk perguruan tinggi swasta, karena dianggap mahal, sebaiknya kuliahnya diundur saja.

Pilihan mengundurkan waktu kuliah sampai tahun depan sebenarnya juga karena sistim perkuliahan daring yang dianggap tidak efisien.

Baca: Ekonomi Indonesia Kondusif Era Digital

Tidak adanya kuliah tatap muka membuat mahasiswa sedikit sukar mengikuti pelajaran.

Disamping pekuliahan akan tatap muka lagi, harapan mereka tahun depan keadaan ekonomi negara dan keluarga akan lebih baik.

B. Subsidi Dosen Dampak Pandemi

Dampak diundurkannya mulai kuliah akan menurunkan jumlah mahasiswa. Hal seperti ini akan memberatkan para tenaga ahli yang berkerja di bidang akademis, tidak adanya murid baru berarti menurunnya pendapatan para dosen.

Jika hal ini terjadi maka akan tambah beban negara karena harus memberi subsidi kepada para dosen karena menurunnya pendapatan sebagai dampak pandemi Covid 19.

C. Sistim Kuliah Daring Di Era Digital

Sistim perkuliahan daring sebenarnya telah lama di terapkan di beberapa negara maju, namun di negara kita hal ini sangat baru.

Kuliah jarak jauh seperti di Universitas Terbuka ada, tapi bukan menggunakan sistim daring.

Sistim perkuliahan daring mungkin dapat di terima untuk sebagian besar masyarakat perkotaan, tapi belum tentu untuk masyarakat desa.

Baca: Perbedaan Antara Sales dan Marketing, Serupa Tapi Tak Sama

Sarana dan prasarana belum sepenuhnya cukup untuk belajar dengan sistim daring.

Contoh kasus adalah ketika diminta untuk hadir kuliah melalui "Zoom." Tidak semua memiliki alat sarana yang bisa terhubung untuk membuka "Zoom" tersebut.

Ketika Mahasiswa pulang kampung saat pandemi covid 19, rumah orang tua mereka belum tentu dilewati oleh kabel internet atau WIFI. Kalaupun ada belum tentu orang tua mereka mampu untuk memasang WIFI.

D. Penutup

Sebenarnya sistim kuliah daring adalah salah satu tanda datangnya era digital. Era yang membawa tantangan untuk semua sektor kehidupan, termasuk pendidikan tinggi.

Kemajuan teknologi di era digital adalah satu tantangan yang harus kita hadapi. Tantangan ini harus dihadapi oleh mahasiswa, dosen, keluarga dan pemerintah.

Baca: 5 Strategi Instagram Marketing yang Ampuh Membangun Brand Awareness

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensi.xyz