Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Kebijakan Ganjil Genap Jakarta!

Gimana, ya, ganjil-genap selama pandemi ini? Yuk, dibaca!

Featured-Image
The Legendary Nissan Skyline GTR R-34

EMPATPAGI.COM- Untuk menyebut Jakarta, rumah bagi sekitar 10 juta orang, kota yang macet adalah pernyataan yang "understatement." Kesulitan lalu lintas terus memburuk terutama karena pembangunan yang sedang berlangsung dari beberapa proyek infrastruktur di ibu kota Indonesia ini di mana perjalanan singkat bisa memakan waktu berjam-jam.

Jakarta Termasuk Kota Paling Padat di Dunia!

crowded traffic around welcoming statue
crowded traffic around welcoming statue (Unsplash/Eko Herwantoro)

Ibukota Jakarta telah terdaftar di antara kota-kota paling padat di dunia, menurut survei terbaru oleh perusahaan analisis transportasi yang berbasis di Amerika Serikat, Inrix, yang menempatkan Jakarta sebagai kota terburuk kedua di Asia setelah Bangkok. Menurut Badan Transportasi Jabodetabek (BPTJ), terdapat 13 juta sepeda motor dan 4,4 juta mobil di Jakarta pada 2015. Sementara itu, ada 2,12 juta perjalanan setiap hari dari pinggiran kota ke Jakarta. Di tengah kesulitan tersebut, hanya sekitar 20 persen perjalanan di Jakarta yang dilakukan dengan transportasi umum, antara lain karena kurangnya sistem transportasi yang terintegrasi untuk para komuter.

Dalam upaya membatasi jumlah mobil yang masuk ke Jakarta, serta meredakan kemacetan di jalan tol, baru-baru ini BPTJ mengeluarkan beberapa paket kebijakan, antara lain penerapan aturan plat nomor ganjil genap bagi mobil yang hendak melewati beberapa pintu tol di tiga tol padat tersebut. jalan tol, yaitu tol Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang dan Jagorawi. Inilah yang perlu Anda ketahui tentang kebijakan tersebut.

Apa itu kebijakan ganjil-genap?

(Elvan Nofiari | Twitter)
(Elvan Nofiari | Twitter)

Kebijakan ganjil genap merupakan salah satu cara untuk membatasi jumlah mobil yang masuk ke Jakarta. Kebijakan tersebut menetapkan bahwa mobil yang plat nomornya berakhiran ganjil hanya diperbolehkan melalui jalan dan pintu tol tertentu pada tanggal ganjil dan sebaliknya, dengan beberapa pengecualian seperti truk logistik. Kebijakan tersebut hanya diterapkan pada jam-jam tertentu dan di jalan-jalan tertentu yang diputuskan oleh otoritas.

Kebijakan ganjil genap menggantikan kebijakan pembatasan mobil lama, yang disebut kebijakan 3-in-1, yang diterapkan sejak 1994. Pada Mei 2016, Gubernur DKI Jakarta saat itu Basuki Tjahaja Purnama mengubahnya menjadi kebijakan genap ganjil. Sejak itu, semua jalan yang menerapkan aturan 3-in-1 telah menerapkan kebijakan ganjil-genap: Jl. Sudirman - Jl. MH Thamrin dari jam 7 pagi sampai 10 pagi dan 4 sore. sampai jam 8 malam. Namun kebijakan yang sama di Jl. Gatot Subroto dicabut.

Baca: 7 Mobil Sedan atau Coupe JDM Yang Melegenda!

Mengapa ganjil-genap perlu?

•Metropolitan at 7PM •This is Jakarta at 7PM, it's crowded since most of the people here are mostly took their personal vehicle to work. But I hope for the years yet to come, people are starting to get conscious of the facility our city provide to the people so it'll minimalist the impact on both traffic and environment.
•Metropolitan at 7PM •This is Jakarta at 7PM, it's crowded since most of the people here are mostly took their personal vehicle to work. But I hope for the years yet to come, people are starting to get conscious of the facility our city provide to the people so it'll minimalist the impact on both traffic and environment. (Unsplash/Azka Rayhansyah)

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, saat ini kendaraan di Jakarta melaju dengan kecepatan lambat di ruas jalan tol masing-masing. Selain itu, saat itu pihaknya juga telah diinstruksikan untuk meringankan kemacetan Jakarta menjelang Asian Games yang dijadwalkan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 lalu. Kemacetan lalu lintas menjadi kendala utama selama acara uji coba Asian Games pada Februari lalu, yang memaksa pihak berwenang untuk bersiaga menanggulangi kemacetan.

Otak mereka berusaha untuk memecahkan masalah, akhirnya dengan keputusan yang dibuat untuk menutup semua sekolah selama acara olahraga empat tahunan yang berlangsung selama dua minggu. Waktu tempuh antara tempat tinggal atlet dan tempat olahraga tidak boleh lebih dari 34 menit, sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA). Namun, waktu tempuh dari Perkampungan Atlet di Kemayoran Jakarta Pusat menuju Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) dikabarkan mencapai 60 menit saat acara ulangan di bulan Februari, ini lah mengapa Jakarta memerlukan aturan pembatasan kendaraan salah satunya dengan ganjil genap ini.

Ganjil Genap selama Covid-19

Jakarta during Coronavirus Pandemic
Jakarta during Coronavirus Pandemic

Aturan ganjil genap di wilayah Jakarta masih belum berlaku seiring dengan kebijakan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Pemprov DKI Jakarta Minggu (6/12) malam kembali memperpanjang penerapan PSBB masa transisi di masa pandemi Covid-19. "Ganjil genap belum berlaku sehingga perlu didiskusikan dengan instansi terkait terutama Pemprov DKI. Kita harus melihat situasi dan kondisi pandemi juga," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang penerapan PSBB transisi di DKI Jakarta hingga 3 Januari. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan sejumlah kajian. Antara lain, kajian akademis dari BNPB dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

Komentar

Trending

RegisterForgot Password
Ekstensium